Pusakailahi.com
Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Jumat, 17 April 2026
“Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.”
(Filipi 2:8 TB)
Dalam peristiwa transfigurasi, Allah Bapa menyatakan kebenaran penting tentang Yesus yang menjadi dasar kehidupan orang percaya.
3. Afirmasi Perkenanan: “Kepada-Nyalah Aku Berkenan”
Allah berkenan kepada Yesus bahkan sebelum pelayanan-Nya selesai.
Prinsip:
- Perkenanan Tuhan tidak selalu berdasarkan hasil, tetapi ketaatan
- Tuhan melihat hati, bukan hanya pencapaian
Aplikasi:
- Fokus pada hidup yang menyenangkan hati Tuhan
- Jangan mengukur nilai diri dari keberhasilan dunia (Kisah Para Rasul 13:22)
4. Afirmasi Otoritas: “Dengarkanlah Dia”
Allah memerintahkan murid-murid untuk mendengarkan Yesus.
Prinsip:
- Afirmasi Tuhan membawa otoritas
- Suara Tuhan harus lebih kuat dari suara dunia
Aplikasi:
- Jadikan firman Tuhan sebagai suara utama dalam hidup
- Belajar untuk taat, bukan hanya mendengar (Filipi 2:8)
Perkenanan dan otoritas tidak lahir dari pencapaian manusia,
tetapi dari kehidupan yang taat kepada kehendak Tuhan.
Yesus menjadi teladan sempurna—
taat sampai akhir, bahkan sampai mati di kayu salib.
Dan dari ketaatan itulah,
lahir perkenanan dan otoritas yang sejati.
Soli Deo Gloria.


