Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Selasa, 05 Mei 2026
“Kata Yesus kepadanya: ‘Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.’”
(Yohanes 14:6 TB)
Latar Belakang: Amanat Perpisahan
Bagian ini merupakan pesan terakhir Yesus kepada para murid sebelum peristiwa penyaliban.
Dalam konteks Perjamuan Malam, Yesus menyampaikan pengajaran-Nya untuk:
- menenangkan hati para murid
- menguatkan iman mereka
- mempersiapkan mereka menghadapi situasi sulit
Yesus memahami bahwa para murid akan menghadapi ketakutan dan kebingungan.
Karena itu, Ia menegaskan bahwa kepergian-Nya bukanlah perpisahan selamanya, melainkan sementara.
Yesus Menegaskan Identitas-Nya
Dalam Yohanes 14:6, Yesus menyatakan:
- Akulah jalan → satu-satunya akses kepada Bapa
- Akulah kebenaran → sumber kebenaran sejati
- Akulah hidup → pemberi kehidupan kekal
Pernyataan ini menjadi dasar iman percaya orang Kristen.
Janji Roh Kudus: Penolong Sejati
Yesus juga menjanjikan kehadiran Roh Kudus sebagai:
- Penghibur
- Penolong
- Pengajar
- Pengingat kebenaran
Roh Kudus diutus oleh Bapa dalam nama Yesus Kristus,
dan hadir untuk memastikan bahwa iman orang percaya tetap benar—
yaitu percaya kepada kebangkitan Yesus sebagai Juruselamat.
Makna Kehadiran Roh Kudus
Yesus tidak meninggalkan murid-murid-Nya berjalan sendiri.
Sebaliknya:
- Roh Kudus hadir sebagai Roh Allah
- membimbing kehidupan orang percaya
- menolong dalam pelayanan
- memberikan pengertian akan firman
Tanpa Roh Kudus, manusia akan terbatas dalam memahami kebenaran.
Namun dengan Roh Kudus, iman diteguhkan dan diarahkan sesuai kehendak Allah.
Penutup
Yesus bukan hanya jalan menuju keselamatan,
tetapi juga sumber kebenaran dan kehidupan.
Dan melalui Roh Kudus,
setiap orang percaya:
- tidak berjalan sendiri
- tidak dibiarkan dalam kebingungan
- tetapi dibimbing dalam kebenaran
Yesus adalah jalan.
Roh Kudus adalah penuntun.
Dan hidup orang percaya adalah perjalanan bersama Allah.
Soli Deo Gloria.


