PusakaIlahi.com Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Sabtu, 25 April 2026
“Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia – begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi –”
(Yesaya 52:14 TB)
Pengampunan Kristus
Dalam Perjanjian Baru, terdapat beberapa istilah penting yang menjelaskan makna dan tujuan dari pengampunan yang Kristus berikan.
1. Χαρίζομαι (charizomai) — Pengampunan sebagai Anugerah
Kata charizomai berarti:
- memberi dengan cuma-cuma
- pemberian karena anugerah dan kemurahan hati
Maknanya:
- pengampunan tidak didasarkan pada kelayakan
- tidak memerlukan “imbal balik”
- lahir dari kasih karunia (charis)
Dalam praktiknya:
- seseorang bisa mengampuni meskipun dirugikan
- pengampunan diberikan melampaui apa yang layak diterima
Inilah bentuk pengampunan yang Yesus berikan kepada manusia:
pengampunan yang lahir dari kasih karunia, bukan dari perhitungan manusia.
2. ἀφίημι (aphiēmi) — Pengampunan sebagai Pembebasan Total
Kata aphiēmi berarti:
- melepaskan
- membebaskan
- meninggalkan
- menghapus tuntutan
Maknanya:
- dosa tidak lagi dituntut
- pelanggaran tidak lagi diperhitungkan
- masa lalu tidak lagi dijadikan dasar penghukuman
Yesus menggunakan konsep ini dalam Doa Bapa Kami:
“Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami.”
(Matius 6:12)
Pengampunan yang Yesus ajarkan adalah: pengampunan total,
di mana dosa tidak lagi didakwa atau diungkit kembali di masa depan.
Makna Pengampunan Kristus
Pengampunan dalam Kristus bukan:
- sekadar menutupi dosa
- atau menunda hukuman
Tetapi:
- memberi anugerah tanpa syarat (charizomai)
- sekaligus membebaskan secara total (aphiēmi)
Pengampunan Kristus adalah kasih yang melampaui keadilan manusia—
memberi tanpa syarat,
dan membebaskan tanpa sisa.
Soli Deo Gloria.


