Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Kamis, 16 April 2026
“Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.”
(Roma 8:16 TB)
Dalam Matius 17:5, pada peristiwa transfigurasi, Allah Bapa menyatakan kebenaran penting tentang Yesus yang juga menjadi dasar bagi kehidupan orang percaya.
1. Afirmasi Identitas: “Inilah Anak-Ku”
Allah menegaskan identitas Yesus sebagai Anak-Nya.
Prinsip:
- Identitas datang sebelum aktivitas
- Kita bukan ditentukan oleh perkataan manusia, tetapi oleh perkataan Tuhan
Aplikasi:
- Jangan membangun hidup berdasarkan opini manusia
- Kenali identitas kita sebagai anak-anak Allah (Roma 8:16)
2. Afirmasi Kasih: “Yang Kukasihi”
Yesus dikasihi oleh Bapa bukan karena apa yang Dia lakukan, tetapi karena siapa Dia.
Prinsip:
- Kasih Tuhan tidak bersyarat
- Kita dikasihi sebelum kita dianggap “layak”
Aplikasi:
- Berhenti hidup untuk mencari penerimaan manusia
- Terimalah kasih Tuhan sebagai dasar kepercayaan diri rohani (Yohanes 3:16)
Afirmasi dari Allah bukan hanya tentang Yesus,
tetapi juga menjadi fondasi bagi setiap orang percaya:
bahwa kita memiliki identitas sebagai anak Allah
dan hidup dalam kasih-Nya yang tidak berubah.
Soli Deo Gloria.


