PusakaIlahi.com
Sapaan Gembala – Pdt. Andy Markus
Jumat, 27 Maret 2026
“Yesus mendekati mereka dan berkata: ‘Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.’”
(Matius 28:18 TB)
Otoritas dalam kehidupan orang percaya bukanlah sesuatu yang harus dicari, tetapi sesuatu yang telah diberikan oleh Kristus. Namun, banyak orang percaya belum hidup dalam kesadaran penuh akan kuasa tersebut.
Pertanyaannya bukan lagi apakah kita memiliki otoritas, tetapi apakah kita mengerti dan menggunakannya dengan benar.
Sumber Otoritas: Yesus Kristus Sendiri
Yesus berkata, “Aku telah memberikan kuasa kepada kamu.”
Ini menegaskan bahwa:
- Otoritas kita bukan berasal dari diri sendiri
- Bukan dari kemampuan, jabatan, atau kekuatan manusia
- Tetapi sepenuhnya berasal dari Yesus Kristus, Raja di atas segala raja
Artinya, kekuatan orang percaya tidak terletak pada siapa dirinya, tetapi pada siapa yang memberi kuasa kepadanya.
Otoritas ini bukan untuk dibanggakan, tetapi untuk dijalani dalam kehidupan sehari-hari.
Lingkup Otoritas: Atas Segala Kuasa Musuh
Yesus menggambarkan musuh melalui simbol ular dan kalajengking, yang melambangkan kuasa jahat.
Pesan yang disampaikan sangat jelas:
- Orang percaya diberi kuasa atas segala kekuatan musuh
- Bukan sebagian, tetapi sepenuhnya
Namun penting untuk dipahami:
- Otoritas ini bukan berarti hidup tanpa masalah
- Tetapi kemampuan untuk menghadapi, bertahan, dan mengalahkan setiap serangan rohani
Kemenangan bukan berarti tanpa peperangan, tetapi tetap berdiri teguh di tengah peperangan.
Aplikasi Hidup
Kristus telah memberikan otoritas kepada kita.
Sekarang pertanyaannya adalah:
- Apakah kita hidup dalam kesadaran akan kuasa itu?
- Apakah kita menggunakan otoritas itu dalam menghadapi kehidupan?
Hidup dalam otoritas Kristus berarti:
- berjalan dengan iman, bukan ketakutan
- berdiri dalam kebenaran, bukan keraguan
- dan menghadapi setiap tantangan dengan keyakinan bahwa Tuhan memegang kendali
Otoritas itu sudah diberikan.
Kini saatnya untuk dipahami, dijalani, dan dinyatakan dalam kehidupan sehari-hari.
Soli Deo Gloria.


