Jakarta, 27 Maret 2026
Masa depan bangsa dimulai dari kesehatan anak-anak hari ini—bahkan di wilayah perbatasan yang jauh dari pusat layanan.
Itulah yang dilakukan Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Turiskain saat menggelar kegiatan posyandu bagi balita di Desa Maumutin, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Kamis (26/03/2026).
Sejak pagi, para ibu membawa anak-anak mereka untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan ini menjadi kesempatan penting bagi warga untuk memantau tumbuh kembang balita secara langsung.
Personel Satgas bersama kader kesehatan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan, serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
Di tengah kegiatan, balita juga diberikan makanan tambahan berupa bubur bergizi untuk menunjang pertumbuhan mereka.
Suasana penuh kehangatan terlihat jelas. Anak-anak mendapatkan perhatian, sementara para orang tua memperoleh pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan dan asupan gizi sejak usia dini.
Danpos Turiskain, Serma Bambang Sunaryo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat perbatasan, khususnya generasi muda.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di perbatasan tumbuh sehat dan kuat. Ini bagian dari upaya menjaga masa depan mereka,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Di wilayah yang jauh dari fasilitas modern, langkah sederhana seperti ini menjadi sangat berarti.
Karena di perbatasan, menjaga kesehatan anak berarti menjaga harapan bangsa.


