Di Balik Keringat Latihan, Prajurit Yonzipur 10 Kostrad Bangun Ketangguhan Lewat Silat Militer
Jakarta, 25 Maret 2026 – Keringat yang jatuh di lapangan latihan menjadi saksi bagaimana ketangguhan seorang prajurit dibentuk. Di Markas Yonzipur 10 Kostrad, Malang, Prajurit Batalyon Zeni Tempur 10/JP/2 Kostrad menjalani latihan Pencak Silat Militer sebagai bagian dari proses pembinaan kemampuan diri, Rabu (25/03/2026).
Latihan ini tidak hanya mengasah teknik bela diri, tetapi juga membentuk karakter prajurit yang disiplin, fokus, dan siap menghadapi tekanan. Setiap gerakan yang dilatih memiliki tujuan: membangun refleks, ketepatan, dan kesiapan dalam menghadapi situasi pertempuran jarak dekat.
Pencak silat sebagai warisan budaya bangsa diintegrasikan dengan taktik militer modern, menjadikannya tidak sekadar seni bela diri, tetapi juga bagian dari strategi pertahanan diri di lapangan.
Di bawah bimbingan instruktur berpengalaman, para prajurit menjalani latihan dengan kesungguhan. Semangat yang ditunjukkan mencerminkan komitmen untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Yonzipur 10/JP/2 Kostrad dalam menjaga profesionalisme serta kesiapan operasional di bawah Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Lebih dari sekadar latihan fisik, kegiatan ini mengajarkan bahwa ketangguhan sejati dibangun dari konsistensi, disiplin, dan kemauan untuk terus belajar.
(Penkostrad)
Jurnalis: Romo Kefas


